Dosen FIKOMM UMBY Dampingi Difabel Cegah Kejahatan Siber
11 Jun 2024
105
by Fitriana Fitriana

Tim pengabdian kepada masyarakat dari Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multimedia (FIKOMM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mengadakan pelatihan literasi digital. Tim diketuai oleh Rila Setyaningsih, S.Kom.I., M.S.I., dan beranggotakan Felicciana Yayi Amanova, S.IP., M.Soc.Sc, dan Ikhsan Fauzi Adha, M.I.Kom., menggelar pelatihan literasi digital bagi forum keluarga difabel Pinilih Sedayu Bantul.

Kegiatan yang bertajuk “Pendampingan Literasi Digital Inklusi Untuk Membangun Kebal Hoaks Bagi Kelompok Difabel Pinilih Sedayu” dilakukan pada Jumat (07/06/2024). Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang difabel yang terdiri dari 2 orang penyandang tuna rungu, 1 orang tuna netra, 1 orang tuna intelektual, 4 orang tuna daksa, dan 7 orang pendamping difabel.  Pengabdian ini dibantu oleh Fahri, juru bahasa isyarat untuk mendampingi difabel agar mudah memahami isi pelatihan.

 

“Program ini bertujuan untuk penyetaraan literasi digital bagi kelompok difabel dan membekali masyarakat difabel agar kebal terhadap paparan hoaks serta terhindar dari berbagai bentuk penipuan digital,” terang ketua pengabdian, Rila Setyaningsih.

 

Pemberdayaan ini diawali dengan pelatihan bagi kader literasi digital yang terdiri dari perwakilan anggota forum keluarga difabel Pinilih. Mereka berasal dari 4 kalurahan yaitu Argosari, Argodadi, Argomulyo, dan Argorejo. Tim pengabdi bertindak sebagai pengisi acara sekaligus fasilitator dalam kegiatan tersebut. Pelatihan dilakukan dalam bentuk diskusi kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari 1 fasilitator yang mendampingi 5 orang peserta. Kegiatan dibagi dalam beberapa sesi yaitu pretest, pengenalan aplikasi percakapan, dampak negatif aplikasi percakapan, termasuk hoaks dan penipuan digital, kasus yang pernah dialami, hingga langkah aman menggunakan aplikasi percakapan, dan post-test.  

 

Ikhsan Fauzi menyampaikan tips langkah aman dalam penggunaan aplikasi percakapan dengan mengenali ciri-ciri kejahatan digital seperti harus bersifat kritis dan melindungi data pribadi seperti NIK, nomor HP, serta email.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Forum Keluarga Difabel Pinilih Sedayu, Maria Tri Suhartini menerangkan bahwa para difabel Pinilih belum pernah mendapat pendampingan tentang literasi digital padahal banyak terjadi kasus penipuan digital, pelecehan seksual, dan korban hoaks yang dialami oleh difabel di Pinilih.

 

“Pelatihan yang dilakukan tim pengabdian dari FIKOMM UMBY ini memberikan bekal yang sangat berarti agar para difabel mampu menerapkan literasi digital di kehidupan sehari-hari, karena selama ini ada beberapa yang telah menjadi korban akibat kurangnya literasi digital,” jelas Maria.

 

Peserta pelatihan menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan manfaat bagi para difabel karena ada beberapa yang menjadi korban sehingga diharapkan dapat menghadapi ketika mengalami penipuan digital.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat sehingga kami bisa mengenali ciri-ciri hoaks dan penipuan digital agar tidak menjadi korban,” jelas Tintin, Kader dari Kalurahan Argosari.

Tindak lanjut dari pengabdian ini yaitu akan melakukan sosialisasi literasi digital pada bulan Juli mendatang bagi difabel di masing-masing kalurahan dengan fasilitator dari para kader literasi digital Pinilih yang telah mendapatkan pelatihan.