KKN UMBY Kembangkan Strategi Pemasaran Pariwisata “Towilfiets”
06 Feb 2024
245
by Farida Dian Farida Dian

Kelompok 66 Kuliah Kerja Nyata Program Pengabdian Kepada Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) dalam pengabdiannya pada masyarakat dengan mengembangkan Strategi   Pemasaran Pariwisata “Towilfiets” di dusun Bantar Kulon, Kelurahan Banguncipto, Kecamatan Sentolo, Kulon Progo. Towilfiets, destinasi terkenal untuk tur sepeda onthel, untuk meningkatkan bisnis lokal dan memberdayakan masyarakat.

Ketua Kelompok KKN 66, Dede Fajriansyah mengungkapkan Towilfiets merupakan tempat wisata minat khusus yang menawarkan paket wisata bersepeda onthel. Keramah tamahan dengan kearifan lokal warga desa disekitar Towilfiets menjadi kelebihan dalam paket wisata yang ditawarkan. Kurangnya promosi pemasaran yang intens menjadi penyebab mengapa pengunjung lokal tidak mengetahui banyak informasi mengenai Towilfiets.

“Kami berusaha ikut membantu untuk lebih mem”buana”kan Towilfiets.  Apalagi rata-rata peminatnya adalah wisatawan mancanegara khusunya Eropa, yang pada akhirnya juga akan memberikan kontribusi pada perekonomian masyarakat khususnya warga Bantar dan sekitarnya,” ujar Dede.

Program dimulai dengan modul intensif tentang Sosialisasi Pemasaran Digital dan Branding yang dilaksanakan sejak 20 Januari 2024 dan akan berakhir pada 17 Februari 2024.

Pemilik paket wisata Towilfiets, Muntowil menyambut gembira adanya KKN ini, dengan membantu untuk digitalisasi Towilfiets.

“Dengan digitalisasi, akan mendapatkan manfaat dari strategi digital yang ditingkatkan, menjangkau audiens lebih luas, dan menarik lebih banyak pengunjung untuk merasakan pesona tur sepeda onthel. Apalagi relasi kami saat ini sebagian besar peserta Towilfiets adalah wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa," ungkap Muntowil.

Kelompok KKN 66 juga mengembangkan situs web khusus untuk Towilfiets, yaitu www.towilfiets.com. Platform digital ini akan berfungsi sebagai gerbang bagi calon pengunjung, memberikan informasi penting, paket tur, dan sekilas tentang penawaran unik Towilfiets.

Juga memberikan pemahaman tentang pentingnya manajemen keuangan dalam menjaga keberlanjutan bisnis, program ini mencakup sesi manajemen bisnis dan keuangan. Towilfiets dan masyarakat lokal akan mendapatkan manfaat dari wawasan ini, membekali mereka dengan keterampilan untuk mengelola sumber daya mereka secara efektif.

Dengan fokus pada digital marketing, branding, manajemen yang baik dan pengembangan web, Towilfiets diharapkan menjadi destinasi unggulan yang menarik perhatian wisatawan. Kolaborasi dengan masyarakat lokal juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dosen pembimbing lapangan (DPL) kelompok KKN 66, Widarta sangat berharap adanya KKN ini akan membantu paket wisata Towilfiets semakin mendunia dengan berbagai patfom digitalnya.

“Semoga Towilfiets akan berkembang berkelanjutan dan   menghadirkan dampak positif bagi destinasi wisata local yang mendunia,” tutur Widarta.