PkM Dosen UMBY Ajari Santri Rumah Sajada Buat Inovasi Eggroll Lele Uwi Ungu
04 Jul 2024
130
by Fitriana Fitriana

Tim Dosen dari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Mayarakat (PkM) yang berfokus pada pengenalan dan pembuatan eggroll yang difortifikasikan dengan lele dan uwi ungu yang berlokasi di Panti Asuhan “Rumah Sajada” pada Sabtu (22/06/ 2024). Tim pengabdian masyarakat ini beranggotakan Dr. Ir. Siti Tamaroh Cahyono Murti, M.P. sebagai ketua, Dr. Yuli Perwita Sari, S.T.P. dan Dr. Ir. Wisnu Adi Yulianto, M.P. dibantu dengan mahasiswa yakni Siti Zalazatun, Heru Pramono, dan Alfiyyah Rezti. Acara ini diikuti 25 santri PA Rumah Sajada dengan tingkat pendidikan dari madrasah tsanawiyah dan Aliyah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membekali santri di rumah sajada tentang pembuatan egg roll yang disubstitusi tepung uwi ungu dan ikan lele. Uwi ungu mempunyai potensi sebagai sumber antioksidan alami. Penambahan ikan lele bertujuan untuk peningkatan protein di produk egg roll. Ketrampilan yang dimiliki santri diharapkan akan mendukung kemandirian santri selepas selesai menimba ilmu di Rumah Sajada,” kata Dr. Tamaroh.

Kegiatan dimulai dengan pengenalan Produk Eggroll Lele Uwi dilanjutkan demonstrasi langkah-langkah pembuatan Eggroll Lele Uwi Ungu. Bahan yang disiapkan antara lain daging ikan lele, Uwi ungu, telur, vanila cair, gula pasir, ovalet, tepung terigu, santan kental , tepung sagu, baking powder dan margarin cair.

Proses pembuatannya, ikan lele direndam dengan air jeruk kemudian dikukus selama 15 menit dan pengambilan daging ikan untuk dihaluskan. Kemudian uwi ungu akan di kukus selama 30 menit dan diblender dengan sedikit air. Campurkan gula pasir, ovalet, telur dan vanili dengan mixer sampai mengembang, kemudian penambahan tepung terigu, uwi ungu halus, ikan lele halus, santan dan margarin. Pencampuran dilakukan hingga tercampur merata.

Panaskan cetakan semprong menggunakan api kecil dan dioleskan sedikit mentega. Cetak adonan sesuai takaran yaitu +1sdm&gulung menggunakan sumpit. Ulangi hingga adonan habis. Masukkan eggroll yang telah jadi kedalam toples.

Para santri dengan antusias mengikuti setiap tahapan yang dimulai dari persiapan bahan, proses pencampuran, hingga tahap pencetakan dan penggulungan eggroll. Setiap langkah dijelaskan agar para santri dapat dengan mudah memahami dan mempraktikkannya sendiri di kemudian hari. Setiap santri juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba membuat eggroll sendiri agar memberikan pengalaman langsung.

Selain pelatihan pembuatan eggroll lele uwi ungu, tim pengabdian UMBY juga memberikan bantuan berupa alat-alat produksi eggroll kepada Panti Asuhan Rumah Sajada berupa kompor, cetakan eggroll dan contoh produk, yang diterima langsung oleh perwakilan pengurus.

“Penyerahan bantuan ini sebagai upaya tim untuk memfasilitasi Panti Asuhan Rumah Sajada agar bisa memproduksi eggroll lele uwi ungu secara mandiri. Diharapkan dengan adanya alat-alat ini, para santri maupun pengajar yang berada di Panti Asuhan Rumah Sajada dapat mengembangkan usaha kecil-kecilan dari pemanfaatan keterampilan yang telah diajarkan,” ujar Dr. Tamaroh.

Umi Ifa, salah satu pengurus Panti Asuhan Rumah Sajada mengungkapkan bahwa pelatihan membuatan egg roll dari tepung uwi ungu dengan peningkatan protein dari ikan lele, memberikan tambahan pengetahuan dan kemampuan praktek bagi santri.

“Melalui kegiatan ini dapat menambawah wawasan kami bahwa uwi ungu dapat dibuat untuk bahan pembuatan egg roll. Egg roll sebagai makanan camilan dapat diperkaya dengan protein yang berasal dari ikan lele. Pada kegiatan ini santri sangat antusias mengikutinya. Berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan diwaktu yang lain dengan topik yang semakin berkembang,” ungkap Ifa.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya memberikan keterampilan dan wawasan baru bagi para santri, tetapi juga membuka peluang usaha yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Panti Asuhan Rumah Sajada. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh tim dari Teknologi Hasil Pertanian UMBY menjadi contoh nyata bagaimana ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara langsung untuk membantu masyarakat.